I. Collective behavior
A) Collective behavior adalah perilkau yang relatif spontan dan tidak terstruktur dari sekelompok orang yang beraksi terhadap pengaruh umum dalam situasi yang membinungkan/ambigu.
B) Emergent norm perspective adalah Selama kelangsungan perilaku kolektif, pengertian perilaku yang cocok tidak muncul dalam kerumunan. Mencerminkan kepercayaan atau keyakinan bersama yang dipegang oleh suatu kelompok.
C) Value-added model yaitu memaparkan suatu bagaimana kondisi sosial yang luas yang berubah dalam suatu pola tertentu kedalam salah satu bentuk perilaku kolektif.
- Keyakinan yang digeneralisasikan
- Faktor pencetus
- Mobilisasi tindakan
- Keregangan struktural
- Latihan control sosial
D) Assembling Perspective yaitu meneliti bagaimana dan mengapa orang bergerak dari sebuah titik yang berbeda dalam ruang untuk lokasi umum.
E) Crowds adalah pengelompokan orang secara sementara yang berbagi fokus umum atau kepentingan. Sifatnya tidak terlalu terstrukur, dalam kerusuhan anggota diatur oleh norma-norma sosial yang didentifikasi dan menunjukan pola yang pasti dari sebuah tindakan, serta mengambil makna yang baru dari internet.
F) Disaster behavior adalah acara yang mendadak dan memperlemah sumber daya masyarakat yang membutuhkan bantuan dari luar.
H) Fads yaitu pola pikir orang-orang yang bersifat sementara.
Fashion: keterlibatan massa yang menyenangkan dan menampilkan penerimaan oleh sebagian masyarakat dan berhubungan dengan sejarah yang sudah termasuk.
I) Craze yaitu keterlibatan massa yang menarik dan bergairah yang berlangsung dalam periode waktu yang cukup lama. Merupakan pergerakan menuju suatu hal.
Panic: Gairah takut yang didasarkan pada keyakinan umum yang akurat. Merupakan pelarian dari suatu hal.
J) Rumors yaitu Kumpulan informasi yang dikumpulkan untuk menginterpretasikan situasi yang ambigu. Rumor yang berhasil membutuhkan sekelompok orang yang mempunyai keyakinan yang sama, beradaptasi terhadap perubahan dan memperkuat ideologi masyarakat serta kecurigaan media massa.
K) Public adalah kelompok yang tersebar, belum tentu saling berhubungan/berinteraksi satu dengan yang lain tetapi berbagai minat dalam masalah.
Public opinion yaitu Ekspresi dari sikap mengenai masalah-masalah kebijakan publik yang dikomunikasikan kepada para pengambil keputusan.
II. Social Movements
Merupakan suatu kegiatan kolektif yang terorganisir untuk membawa/menolak perubahan dalam kelompok masyarakat. Berdampak pada perjalanan sejarah dan evolusi struktur sosial.
Fungsionalists: Berkontribusi pada pembentukan opini/pendapat publik. Meningkatkan pengambilan dimensi International.
1. Relative depriation approach adalah perasaan sadar yang negatif karena ada perbedaan antara harapan yang sah dan aktualisasi. Orang tidak merasakan kepuasaan dalam gerakan sosial apabila hak dan tujuannya mereka tidak terpenuhi dan mereka tidak mampu mencapai tujuan yang ingin diraih.
2. Resource Mobilization adalah gerakan sosial yang memanfaatkan sumber-sumber seperti materi, pengaruh politik, akses ke media dan pekerja.
3. Gender and social movements adalah perempuan lebih sulit untuk mencapai posisi sebagai pemimpin posisi sebagai pemimpin dalam organisasi pergerakan sosial.
4. New social movements adalah Aktivitas kolektif yang terorganisir untuk mempromosikan autonomy, self-determination, dan kualitas hidup yang lebih baik. New social movements tidak melihat pemerintah sebagai bagian dari mereka.
5. Comunnication and Globalization of collective behavior adalah pengiriman scara global dan penggunaan internet memungkinkan para aktivis sosial untuk mencapai orang-orang dengan mudan dan cepat. Televisi dan dunia maya mampu menyampaikan rasa keintiman palsu yang diperkuat dengan kedekatan.
6. Disability Rights adalah Suatu upaya untuk memastikan kesehatan dan hak-hak para penyandang cacat yang telah berkembang dengan konstan sejak awal 1960-an.
Disarikan dari:
- Dari slide binusmaya
- kottak, conhard phillip. (2013). Cultural anthropolgy
- Disabilty