Rabu, 18 Juni 2014

Collective behavior and social movements

June 19, 2014

I. Collective behavior

A) Collective behavior adalah perilkau yang relatif spontan dan tidak terstruktur dari sekelompok orang yang beraksi terhadap pengaruh umum dalam situasi yang membinungkan/ambigu.

B) Emergent norm perspective adalah Selama kelangsungan perilaku kolektif, pengertian perilaku yang cocok tidak muncul dalam kerumunan. Mencerminkan kepercayaan atau keyakinan bersama yang dipegang oleh suatu kelompok.

C) Value-added model yaitu memaparkan suatu bagaimana kondisi sosial yang luas yang berubah dalam suatu pola tertentu kedalam salah satu bentuk perilaku kolektif.

  • Keyakinan yang digeneralisasikan 
  • Faktor pencetus
  • Mobilisasi tindakan
  • Keregangan struktural
  • Latihan control sosial
D) Assembling Perspective yaitu meneliti bagaimana dan mengapa orang bergerak dari sebuah titik yang berbeda dalam ruang untuk lokasi umum.

E) Crowds adalah pengelompokan orang secara sementara yang berbagi fokus umum atau kepentingan. Sifatnya tidak terlalu terstrukur, dalam kerusuhan anggota diatur oleh norma-norma sosial yang didentifikasi dan menunjukan pola yang pasti dari sebuah tindakan, serta mengambil makna yang baru dari internet.

F) Disaster behavior adalah acara yang mendadak dan memperlemah sumber daya masyarakat yang membutuhkan bantuan dari luar. 

H) Fads yaitu pola pikir orang-orang yang bersifat sementara.
Fashion: keterlibatan massa yang menyenangkan dan menampilkan penerimaan oleh sebagian masyarakat dan berhubungan dengan sejarah yang sudah termasuk.

I) Craze yaitu keterlibatan massa yang menarik dan bergairah yang berlangsung dalam periode waktu yang cukup lama. Merupakan pergerakan menuju suatu hal.
Panic: Gairah takut yang didasarkan pada keyakinan umum yang akurat. Merupakan pelarian dari suatu hal.

J) Rumors yaitu Kumpulan informasi yang dikumpulkan untuk menginterpretasikan situasi yang ambigu. Rumor yang berhasil membutuhkan sekelompok orang yang mempunyai keyakinan yang sama, beradaptasi terhadap perubahan dan memperkuat ideologi masyarakat serta kecurigaan media massa.

K) Public adalah kelompok yang tersebar, belum tentu saling berhubungan/berinteraksi satu dengan yang lain tetapi berbagai minat dalam masalah.
Public opinion yaitu Ekspresi dari sikap mengenai masalah-masalah kebijakan publik yang dikomunikasikan kepada para pengambil keputusan.

II. Social Movements

Merupakan suatu kegiatan kolektif yang terorganisir untuk membawa/menolak perubahan dalam kelompok masyarakat. Berdampak pada perjalanan sejarah dan evolusi struktur sosial.
Fungsionalists: Berkontribusi pada pembentukan opini/pendapat publik. Meningkatkan pengambilan dimensi International.

1. Relative depriation approach adalah perasaan sadar yang negatif karena ada perbedaan antara harapan yang sah dan aktualisasi. Orang tidak merasakan kepuasaan dalam gerakan sosial apabila hak dan tujuannya mereka tidak terpenuhi dan mereka tidak mampu mencapai tujuan yang ingin diraih.

2. Resource Mobilization adalah gerakan sosial yang memanfaatkan sumber-sumber seperti materi, pengaruh politik, akses ke media dan pekerja.

3. Gender and social movements adalah perempuan lebih sulit untuk mencapai posisi sebagai pemimpin posisi sebagai pemimpin dalam organisasi pergerakan sosial. 

4. New social movements adalah Aktivitas kolektif yang terorganisir untuk mempromosikan autonomy, self-determination, dan kualitas hidup yang lebih baik. New social movements tidak melihat pemerintah sebagai bagian dari mereka.

5. Comunnication and Globalization of collective behavior adalah pengiriman scara global dan penggunaan internet memungkinkan para aktivis sosial untuk mencapai orang-orang dengan mudan dan cepat. Televisi dan dunia maya mampu menyampaikan rasa keintiman palsu yang diperkuat dengan kedekatan.

6. Disability Rights adalah Suatu upaya untuk memastikan kesehatan dan hak-hak para penyandang cacat yang telah berkembang dengan konstan sejak awal 1960-an. 

Disarikan dari:
- Dari slide binusmaya
- kottak, conhard phillip. (2013). Cultural anthropolgy 
- Disabilty

Rabu, 02 April 2014



                                                                       Gambar 1.1
                                                                     KELUARGA

Keluarga yaitu sebuah Sebagian kelompok terkecil yang kita punya untuk menjalani kehidupan dan memiliki ikatan satu darah yang terdiri dari ayah,ibu dan anak-anaknya. Karena manusia menjadi mhakluk sosial maka sangat dibutuhkan sebuah keluarga. Namun, ada beberapa keluarga yang mengangkat anak karena sudah dekat lalu dengan adannya anak angkat, keluarga tersebut menambah adannya isi dari keluarga tersebut.

Dan keluarga itu kelompok manusia pemberian Tuhan yang harus kita jalani bersama dia. Dan peran keluarga terhadap pribadi nya yaitu suatu sifat yang memiliki keunikan masing-masing lalu mampu membedakan antara individu satu dengan yang lain.

Dan keluarga juga akan meluangkan waktu untuk berkumpul, disini kita bisa melihat sarana untuk berkeluarga maupun berkreasi yang sangat efisien yaitu Summarecon Mall Serpong

Gambar:
Gambar 1.2 Summarecon Mall Serpong

Dan saya meliput tentang seorang pelayan sebuah restoran yang berada dalam Summarecon Mall Serpong

Gambar 1.3 Beriliando dan Rehan

Nama : Rehan 
Umur: 23 Tahun
Lokasi tempat tinggal: Bekasi Barat
Pekerjaan: Pelayan Restoran

Wawancara:

1. Arti sebuah kehidupan buat anda?

Jwb: Arti hidup menurut saya adalah sebuah pilihan yang harus di jalani

2. Arti keluarga buat anda?

Jwb: Keluarga adalah segala nya buat saya

3. Bagaimana kah nilai religius anda selama bekerja>

Jwb: Saya tetap rajin beribadah denga tetap waktu

4. Apa yang anda rasakan dalam bekerja (suka dan duka)?

Jwb: Yah, suka nya saya naik gaji dan mendapat pekerjaan yang tidak membosankan
Mungkin dukannya, sempat di phk di suatu pabrik

5. Apa yang terpenting dalam kehidupan anda?

Jwb: Yang terpenting yaitu tidak membuat orang susah dan rajin beribadah


QUTES



Selasa, 25 Maret 2014

Buku Filsafat Patristik - Halaman (41-42)

Refleksi atas objek-objek itu menyebabkan budi mengenal suatu perbedaan dalam objek-objek tersebut. Perbedaan yang mencolok adalah perbedaan antarara substansi dan aksiden, antara macam-macam aksiden, dan aquines menerima dan Aristoteles ajaran mengenai 10 kategori: substansi dan sembilan kategori aksiden.

Pengamatan akan gejala perubahan membawa kepada pengetahuan mengenai perubahan aksidental dan perubahan substansial. Kalau suatu pohon dari kecil menjadi besar, kemudian berbanga dan berbuah, maka perubahan itu adalah perubahan aksidertal. Tetapi kalau rumput dimakan sapi, peubahan pada rumput adalah perubahan substansial, sebab rumput sendirilah yang berubah menjadi daging sapi, bukan hanya perubahan pada warna atau ukuran rumput itu, dst. Tetapi toh ada sesuatu yang tetap tidak berubah.

Maka terdapat dua unsur di dalam perubahan substansial: suatu unsur ialah unsur yang terdapat di dalam rumput dan di dalam daging (hasil perubahan rumput), dan unsur kedua adalah unsur yang menyebabkan sesuatu menjadi tertentu, yaitu karakter substansial yang membuat sesuatu menjadi rumput, kemudian menjadi daging sapi. Maka kita sampai kepada pengertian mengenai substrat dasari dari perubahan dan unsur penentu. Substrat tersebut di dalam dirinnya sendiri tidak dapat diketahui dan tidak dapat diberi nama. Unsur ini disebut materi prima. Unsur kedua adalah forma substansialis, yaitu unsur yang menjadikan suatu substansi sesuatu yang tertentu. Maka setiap substansi materiil tersusun dari materia dan forma.

Dengan demikian Aquinas menerima ajaran Aristoteles mengenai susunan hylomorphik dari substansi-subtansi materiil. Materi prima dipahami sebagai potensialitas murni dan forma substansial sebagai aktus pertama dari suatu badan fisik. "Aktus pertama" berarti prinsip yang meletakan badan di dalam klas spesifik dan menentukan esserensi. Materis prima bersifat potensial bagi semua forma yang bisa menjadi forma badan. Tetapi dari diri nya sendiri materia prima tidak mempunyai forma apapun, melainkan hanyalah potensialitas murni.

Maka jelaslah bahwa bagi Aquinas di dunia hanya ada substansi-substansi konkret, yaitu komposisi individual yang terdiiri dari materia dan forma. Forma adalah unsur universal yang menempatkan suatu objek di dalam kelas atau speciesnya, menjadikan kuda atatu pohon mangga atau besi. Maka perlu lah forma ini diindivualisasikan. Tetapi apa yang menjadi prinsip individuasi? Hanya mungkin materia. Tetapi materia sendiri merupakan potensialitas murni. Sedangkan sifat-sifat aksidental lainnya hanya berada secara logis setelah persatuan forma dan materia. Aquinas terpaksa mengatakan bahwa prinsip individuasi adalah materia signata quantitate, yaitu materia yang mempunyai keharusan untuk mempunyai ketentuan kwatintas.

Sepuluh kategoris Aristoteles: substansi, kwantitas, kwalitas, hubungan, tempat, waktu, posisi, kondisi, tindakan, dan kepasiftatif berkat persatuannya dengan forma.

Sebagai akibat logis dari ajaran bahwa materia prima merupakan potensialitas murni, Aquinas menolak teori Agustinian mengenai raitonas seminales. Forma-forma non spiritual dimunculkan dari potensialitas materia atas tindakan pelaku efisien, tetapi forma-forma itu sebelmunya tidak berada didalam materia prima sebagai forma yang belum lengkap. Pelaku tidak lah beraksi terhadap materia prima, karena materia prima tidak dapat ada pada dirinya sendiri; tetapi pelaku tersebut mengubah keadaan substansi corponal tertentu sedemikian rupa sehingga timbullah suatu keharusan bagi suatu forma baru yang dimunculkan dari potensialitas materia.

Sebagaimana Aquinas menolak ajaran mengenai rationes seminalas, maka ia juga menolak teori mengenai pluralitas forma substansial di dalam substansi komposit, dan menegaskan ketunggalan forma di dalam setiap substansi.

Tetapi Aquinas membatasi komposisi hylomorphik yang terdapat pada substansi material pada dunia wadak, tidak berlaku bagi ciptaan tak berbadan seperti malaikat. Bahwa malaikat ada, Aquinas berpendapat bahwa secara rasional dapat dibuktikan lepas dari perwahyuaan, karena keberadaan mereka di tuntut bagi kelengkapan hirarki penada-pengada. Kita dapat menyelidiki tingkat-tingkat forma-forma binatang yang sensitive irrasional, jiwa rasional manusia, sampai kepada actus murni dan tak terbatas, yaitu allah. Tetapi ada celah di dalam hirarki. Jiwa rasional manusia adalah tercipta, terbatas, dan membadan, sementara Allah tak tercipta, tidak terbatas dan roh murni; maka masuk akallah untuk berpendapat bahwa di antara jiwa manusia dan Allah terdapat forma-forma rohani yang tercipta dan terbatas yang tanpa badan.

Adannya komposisi hylomorphik pada substansi materiil sekaligus menunjukan mutabilitas (dapat bergeraknya) substansi itu. Perubahan bukanlah peristiwa yang sembarangan, tetapi berjalan menurut suatu ritme tertentu. Namun perubahan substansial tidak dapat terjadi kecuali di dalam badan dan hal ini terjadi berkat materia, yaitu substrat dari perubahan, bahwa perubahan itu mungkin terjadi.

Komposisi hylomorphik oleh Aquinas dibatasi pada dunia materiil. Tetapi ada perbadaan yang lebih fundamental, dimana perbadaan antara materia dan forma hanyalah salah satu contohnya. Materi prima adalah potensialitas murni, sementara forma adalah actus, sehingga perbedaan antara materia dan forma merupakan perbedaan antara potensi dan aktus. Tetapi perbedaan antara potensi dan aktus mempunyai jangkauan yang lebih luas dari pada perbedaan antara materia dan forma. Di dalam malaikat tidak terdapat materia, namun toh terdapat potensialitas. Malaikat dapat berubah dengan mewujudkan tindakan-tindakan (actus) dari budi dan kehendak, meskipun mereka tidak dapat berubah secara substansial: maka ada suatu potensialitas di dalam malikat.

ILMU SOSIAL: SENI DAN AGAMA

Human Diversites : Agama dan Seni
Maret,25-03-2014

I.AGAMA
Agama adalah Sebuah koleksi yang sudah terorganisir oleh sebuah kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan di mata dunia yang menghubungkan banyak manusia di dalamnya yang diperintah/disusun oleh kehidupan.

Banyak sekali Agama memiliki narasi, simbol, dan sejarah suci yang dimaksudkan untuk memaparkan makna hidup atau menjelaskan dari latar belakang dan asal-usul kehidupan alam semesta yang ditempatinnya. Dari keyakinan mereka mengenai kosmos dan sifat manusia, orang mampu mendapatkan sebuah moral, etika, hukum agama atau gaya hidup yang dia gemari, lalu diperkirakan ada 4.200 Agama di dunia ini.

Sudah banyak sekali Agama yang mungkin mengorganisir perilaku, kependetaan, definisi tentang tentang apa yang merupakan atau keanggotaan, tempat-tempat suci dan kitab suci
Praktek yang dijalankan sebuah agama sudah masuk dalam ritual, peringatan atau pemujaan Tuhan, dewa atau dewi, pengorbanaan, festival, dan banyak macam dalam masyarakat layanan atau menjadi aspek lain dari sebuah budaya manusia.

Fungsi agama itu sendiri adalah sebagai berikut :
1.       Sebagai sumber pedoman hidup bagi individu maupun suatu kelompok.
2.       Mengatur tata cara hubungan antara manusia dengan Tuhan dan menusia dengan manusia lainnya.
3.       Untuk menuntun kita tentang apa yang benar dan apa yang salah.
4.       Pedoman negungkapkan rasa kebersamaan.
5.       Pedoman rasa keyaninan.
6.       Pedomann keberadaan.
7.         Memberikan identitas manusia sebagai umat beragama

Agama

1.Kristen




2.Khatolik



3.Islam



4.Hindu



5.Buddha



Disarikan dari:


Buku agama kelas X
Dibuat di Pondok bambu (Jakarta Timur) pada tanggal 25 maret 2014

QUTES


II.SENI

Seni awal mulannya yaitu dari manusia dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Zaman ini, seni mampu dilihat dari inti sari ekspresi dari kreativias manusia yang di gunakan untuk mencoba sesuatu yang baru, maka dari itu keluar lah sebuah seni yang bisa dikembangakan dan dilestarikan oleh setiap manusia.
Seni juga dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia dengan menggunakan unsur keindahan dari sebuah objek.

Seni juga sudah dinilai dengan kasat mata dan sulit juga diberikan nilai karena setiap manusia mempunyai selera masing-masing.
Seni bisa berupa:

1.Lukisan


2.Musik


3.Sastra


4.Film


5.Puisi



Disarikan dari:



Dibuat di Pondok Bambu (Jakarta Timur) pada tanggal 25 maret 2014

OUTES



Kirannya Artikel ini dapat bergunan bagi pembacannya, maaf jika ada salah kata-kata yang kurang baik
Terima kasih banyak